“mereka yang pikirannya hebat berbicara tentang gagasan; mereka yang pikirannya biasa-biasa saja bicara tentang kejadian-kejadian; mereka yang pikirannya sederhana bicara tentang orang lain!”
-anymous-
Menurut Kamus, gossip adalah pembicaraan informal, biasanya tidak berdasar dan tidak berguna alias kabar angin (angin=tidak ada, jadi kabar angin=omong kosong). Dahulu kala, gossip berawal dari kata god-sib (sibling), god-parent, orang tua permandian (untuk orang Kristen) yang menunjukkan kedekatan hubungan. Maksudnya, dulu gossip hanya terjadi antara orang-orang yang dekat saja sesama keluarga.
Gossip merupakan senjata pamungkas yang akan mengacaubalaukan suatu sistem. Dapat kita lihat di pasar modal, suka atau tidak suka, isu atau sering disebut gossip merupakan price sensitive information. Dengan begitu gossip bisa menyebabkan masyarakat pemodal mengalami disorientasi, kebingungan, atau kepanikan yang bisa membuat pengambilan keputusan sebuah investasi keliru. (Tesis mahasiswa S-2 FEUI, yang hasilnya menjadi bahan diskusi ilmiah Depatemen IE).
DI sisi lain, gossip merupakan suatu barang yang sangat komersial. Masing-masing stasiun TV berlomba-lomba untuk menayangkan gossip-gossip ter-update . Ada yang menganggap "digosok makin sip". Ketika seorang selebriti sudah terpanah oleh gosip, posisinya bak buah simalakama. Jika diam, bisa ditafsirkan sebagai pembenaran terhadap gosip yang melanda dirinya. Kalau dibantah, persoalan sering malah jadi melebar. Masih ingat dengan gosip yang melanda artis Cut Memey?
Namun, bila kita menelusuri faktor utama penyebabnya gossip, yaitu adanya suatu hambatan jalur informasi formal. Kemudian adanya mistrust antara sesama kita, budaya kita yang “tabuh” berbicara mengenai sesuatu hal yang belum pantas untuk dibicarakan menurut adat ‘timur’. Pada akhirnya menimbulkan gossip spekulasi, yang mungkin merugikan orang-orang di sekitar kita.
Terkadang ada saja orang yang merasa, menyebarkan keburukan tertentu itu perlu untuk memberikan efek jera terhadap seseorang. Supaya orang lain tidak meniru dan mengulangi hal yang sama , atau kalau mau, mencari cara lain yang lebih culas agar nggak ketahuan. Sekalian juga sebagai aji mumpung agar di kenal oleh banyak orang.
Selain itu, gossip bisa menjadi sebuah kebenaran yang tertunda. Melihat kasus artis diatas, dimana pada mulanya dia tidak mengakui pernikahannya dengan seorang pemuda Batak. Namun apa yang terjadi seminggu setelahnya, aibnya terbongkar. Melihat hal-hal semacam ini tentunya ada kecenderungan untuk mempercayai gossip daripada informasi formal yang keluar dari bibir manis aktris tersebut.
Akibatnya timbul suatu pola pemikiran jangka panjang yang lebih mempercayai sebuah gossip, tahap awal krisis kepercayaan. Timbulnya krisis kepercayaan ini tentu sangat berdampak bagi rasa aman dan kepastian seseorang. Tentu saja dengan berbagai rasa tidak aman dan kepastian ini, rasionalitas seseorang terkadang kurang dipakai, adanya gossip ataupun sinyal yang sedikit saja dapat memberikan pengaruh yang sangat besar dalam setiap pengambilan keputusan yang dibuat.
Semua kondisi itu terjadi di tengah masyarakat yang mengalami hambatan dalam mengkomunikasikan unek-uneknya. Hambatan yang menggiring masyarakat mencetuskan unek-uneknya dengan cara-cara yang tidak wajar yang pada dasarnya memungkinkan pelampiasan aspirasi tanpa perlu menanggung risiko seorang diri. Salah satu perwujudan pelampiasan adalah penyebaran gossip.
Gossip juga menjadi berbahaya saat ingatan manusia tidak sempurna. Contohnya, Pernah ikutan permainan bisik-bisik? Itu lho.., 20 orang berjajar. Orang pertama dibisiki satu kalimat panjang. Nah, kalimat itu dibisikkan ke telinga orang kedua. Terus menerus, sampai ke orang terakhir. Dijamin, kalimat pertama sudah berubah 185 derajat di telinga orang terakhir. Jadi, berita yang "sensi" sebaiknya tidak disampaikan bisik-bisik tetapi ditulis aja deh..(kae gue he..he..)
Berdasarkan permainan diatas, berarti ada suatu perbedaan daya analisis seseorang terhadap sebuah masalah. Ini berarti ada suatu perbedaan kemampuan dan pengetahuan. Mungkin bila kita tarik keatas lagi, nalar untuk menyaring sebuah informasi begitu sangat penting. Apakah informasi tersebut valid atau tidak. Berarti daya nalar kritis mempunyai korelasi positif dengan kekritisan terhadap suatu informasi yang diterimanya.
Aliran gossip tak jauh dari gambaran di atas. Kadar kepastian informasi bisa cacat atau bertambah utuh, tergantung “siapa” yang menyebarkannya. Perlu diingat, makin samar beritanya makin mudah juga menyebabkan macam-macam emosi negatif pada orang yang terlibat. Namun Asal ada faktanya, bergunjing itu legal. Tidak melanggar etika dan Tidak bisa dituduh mencemarkan nama baik.
Bila kita telisik lebih jauh bahwa salah satu faktor dominan pencetus gossip adalah keterhambatan informasi sehingga menimbulkan efek domino lainnya. Apa jadinya bila masing-masing dari kita ber-gossip satu dengan yang lain dengan tujuan menjatuhkan seseorang atau membuat sebuah sensasi ataupun hanya sebagai hiburan semata? Bernilai kah? Bermanfaat kah? Berguna kah? Berkomunikasi satu dengan yang lain merupakan suatu hal penting dan mutlak sehingga ada suatu aliran informasi yang sempurna satu dengan yang lain.
Wednesday, August 15, 2007
Sunday, June 17, 2007
Calon Anggota BOE
Akhir-akhir ini pikiran gw sangat tersita untuk ngurusin Calon Anggota Badan Otonom Economica, maklum sajalah ini merupakan program warisan dari sekum-sekum sebelumnya hiks..hiks..(lo).Tp senenglah bisa berkenalan dengan calon-calon anggota baru lainnya(membuat gw jadi bersemangat). Banyak dari mereka satu-persatu berguguran ya katanya karena seleksi alam....hiks2x..kejam ya BOE, ya katanya karena pengen menguji komitmen dan integritas mereka pengen masuk BOE. Terkadang ada benarnya dan ada tidak benarnya. Menilai sesuatu hanya berdasarkan satu faktor untuk memutuskan sesuatu sangat lah sulit. Banyak variabel lainnya yang harus dipikirkan.
Inginnya mendapatkan calon anggota yang benar-benar mau untuk masuk dan mereka punya kapasitas untuk berkontribusi bagi BOE. Namun dalam kenyataannya susah terkadang mengubah cara berpikir pemikiran orang lama, mereka hanya melihat melalui beberapa pandangan mereka saja, sekilas itupun tak jelas. Langsung memutuskan sesuatu yang kata mereka lemah. Mudah-mudahan entar anak baru masuk mereka merasa senang.
Inginnya mendapatkan calon anggota yang benar-benar mau untuk masuk dan mereka punya kapasitas untuk berkontribusi bagi BOE. Namun dalam kenyataannya susah terkadang mengubah cara berpikir pemikiran orang lama, mereka hanya melihat melalui beberapa pandangan mereka saja, sekilas itupun tak jelas. Langsung memutuskan sesuatu yang kata mereka lemah. Mudah-mudahan entar anak baru masuk mereka merasa senang.
Monday, August 07, 2006
SEMANGAT BARU
Akhirnya setelah sekian lama gw ngak isi blog ini hiks.....hiks.....Ya kira-kira hampir 3 bulanan semenjak economicapapers terbit 3 bulan lalu...SEMANGAT BARU-SEMANGAT BARU.
Hari ini gw jadi RedPel untuk PPL. Susah juga ya untuk jadi RedPel mulai dari nentuin tema tulisan utama, terus nentuin content-content lain juga sama susahnya.
TAPI itu semua terlihat gampang dan mudah soalnya ada teman-teman gw yang sama-sama mau berjuang bersama dan ya untuk tujuan kita bersama(alaaa) ya jadi JUARA SEJATI, lumayan kan dapat penghargaan dari Kompas ya setidaknya buat dipajangin dikamar gw he2x....
Sebelum itu pagi tadi gw harus berangkat jam 5 pagi dari rumah keluarga gw di BEKASI mau berangkat kekantor Tulang gw(arti Indonesianya: Paman). Ya seperti biasa berangkat pagi ataupun kesiangan dikit ya sama-sama saja ujung-ujungnya macet juga. "Ya macet lagi", kata tulang gw.
Yah itukan dasar PEMDA DKI yang ngak bisa benahin jalan di Jakarta sih..ujung-ujungnya macet mulu.Padahal kan pertumbuhan otomotif di Indonesia sampai 30% setahunnya sedangkan pembangunan infrastruktur jalan baru dibangun 1% pertahun.Tidak Balance kan dalam istilah Akuntansinya (SIPPPPPPPPP....)
Sesampainya dikantor tulang gw, ternyata itu gw adalah orang pertama yang buka kantornya. Wah-wah...rajin banget ngak tulang gw. Tapi sebenarnya gw ngikutin tulang gw sampai kekantornya sebenarnya bukan itu tapi sebuah buku PSAK yang uda lama dijanjian ama gw tapi karena ngak sempat-sempat dibawa tulang gw. Jadinya ya ngak pernah kebawa deh.
Setelah sekian lama menunggu buku itu akhirnya dapat juga..Kesampaian deh misi gw he2x..."But I'm not a boy that you think, but the most important is care a relationship with him"
Abis itu deh baru ke Depok buat PPL
Seharian ini pikiran gw penuh dengan PPL, PPl lagi PPL lagi, pelatihan-pelatihan tentang jurnalistik mulai dari pagi ampe malem, soalnya gw harus cari berita lagi buat majalah kelompok kami(Gonjreng, Riani, Ira M, Aulia, Septi, Emir dan Ronald).
Besok gw harus ikut gladi resik OPK, jam setengah 7 pagi biar segar katanya....
Yupss ...sekian
Catatan Seorang Calon CEO
Hari ini gw jadi RedPel untuk PPL. Susah juga ya untuk jadi RedPel mulai dari nentuin tema tulisan utama, terus nentuin content-content lain juga sama susahnya.
TAPI itu semua terlihat gampang dan mudah soalnya ada teman-teman gw yang sama-sama mau berjuang bersama dan ya untuk tujuan kita bersama(alaaa) ya jadi JUARA SEJATI, lumayan kan dapat penghargaan dari Kompas ya setidaknya buat dipajangin dikamar gw he2x....
Sebelum itu pagi tadi gw harus berangkat jam 5 pagi dari rumah keluarga gw di BEKASI mau berangkat kekantor Tulang gw(arti Indonesianya: Paman). Ya seperti biasa berangkat pagi ataupun kesiangan dikit ya sama-sama saja ujung-ujungnya macet juga. "Ya macet lagi", kata tulang gw.
Yah itukan dasar PEMDA DKI yang ngak bisa benahin jalan di Jakarta sih..ujung-ujungnya macet mulu.Padahal kan pertumbuhan otomotif di Indonesia sampai 30% setahunnya sedangkan pembangunan infrastruktur jalan baru dibangun 1% pertahun.Tidak Balance kan dalam istilah Akuntansinya (SIPPPPPPPPP....)
Sesampainya dikantor tulang gw, ternyata itu gw adalah orang pertama yang buka kantornya. Wah-wah...rajin banget ngak tulang gw. Tapi sebenarnya gw ngikutin tulang gw sampai kekantornya sebenarnya bukan itu tapi sebuah buku PSAK yang uda lama dijanjian ama gw tapi karena ngak sempat-sempat dibawa tulang gw. Jadinya ya ngak pernah kebawa deh.
Setelah sekian lama menunggu buku itu akhirnya dapat juga..Kesampaian deh misi gw he2x..."But I'm not a boy that you think, but the most important is care a relationship with him"
Abis itu deh baru ke Depok buat PPL
Seharian ini pikiran gw penuh dengan PPL, PPl lagi PPL lagi, pelatihan-pelatihan tentang jurnalistik mulai dari pagi ampe malem, soalnya gw harus cari berita lagi buat majalah kelompok kami(Gonjreng, Riani, Ira M, Aulia, Septi, Emir dan Ronald).
Besok gw harus ikut gladi resik OPK, jam setengah 7 pagi biar segar katanya....
Yupss ...sekian
Catatan Seorang Calon CEO
Saturday, June 24, 2006
Coba berikan satu alasan, cukup satu alasan saja mengapa aku harus tetap hidup didunia ini?
Kadang disaat aku lemah dan lemah aku selalu berkeluh kesah, disaat apa yang aku inginkan, dambakan dan aku doakan di tiap malam sebelum aku tertidur tidak terjawab dan tidak sesuai dengan yang aku inginkan aku selalu memberontak, memberontak dalam hati kecilku sendiri. mengapa???
Menurutku hidup adalah suatu bentuk perjuangan diri. Suatu pertarungan mencari kebenaran. Dan kebenaran itu hanya dapat Aku(kita) temukan dalam rasa sakit dan pedih. Dalam pergolakan jiwa melawan kepentingan diri kita sendiri. Hidup yang berjalan lancar, enteng dan lunak sesungguhnya bukanlah hidup yang nyata tetapi suatu khayalan belaka.
Ada satu sajak yang amat indah, ditulis oleh Rabindranath Tagore (penyair India, 1861-1941) dalam bukunya Gitanjali bab ke 79:
Janganlah aku berdoa agar diluputkan dari bahaya tetapi agar berani untuk menghadapinya.
Janganlah aku bermohon untuk dihindarkan dari kepedihan tetapi agar mampu menaklukkannya.
Janganlah aku mencari teman senasib dalam pergumulan hidup ini tetapi agar mampu berjuang dengan daya upayaku sendiri.
Janganlah aku meminta agar diselamatkan dari keterasingan tetapi agar dengan sabar melangkah menuju ke kebebasanku.
Janjikanlah padaku agar aku tidak menjadi seorang pengecut: Tidak hanya sanggup merasakan keagunganMu dalam keberhasilanku tetapi juga dapat merasakan genggamanMu di dalam kegagalanku.
Suatu sajak indah yang patut kita renungkan dalam menghadapi kesulitan kita sehari-hari.
Dua minggu lalu, aku melintasi sebuah jalanan setelah terminal Kampung Melayu. Waktu itu aku sedang berjalan pulang menuju kost-anku sehabis pulang dari Trans TV. Jam sudah menunjukan pukul 3 dini hari, suasana jalan yang semula sepi seketika pecah oleh kebeningan suara teriakan seorang Ibu dipasar pagi, "Sayur-sayur, ada sawi, kol, bayam". Aku terus memandang Ibu itu yang perlahan menjauh dari sosok kedua belah mataku. Aku melihat suatu tantangan hidup dibopongnya, suatu beban yang moga-moga mampu dihadapinya. Dan itulah sebabnya mengapa kita harus hidup terus. Mengapa kita harus berjuang terus untuk mencari dan menemukan kebenaran. Karena kita adalah umat Allah. Karena kita adalah saudara Tuhan. Karena Tuhan menyayangi kita, tidak tuli dan tidak pernah meninggalkan kita. Hanya Dia ingin iman kita terasah dengan baik agar kita mampu menjadi terang yang menyinarkan cahayaNya setiap saat.
Kadang disaat aku lemah dan lemah aku selalu berkeluh kesah, disaat apa yang aku inginkan, dambakan dan aku doakan di tiap malam sebelum aku tertidur tidak terjawab dan tidak sesuai dengan yang aku inginkan aku selalu memberontak, memberontak dalam hati kecilku sendiri. mengapa???
Menurutku hidup adalah suatu bentuk perjuangan diri. Suatu pertarungan mencari kebenaran. Dan kebenaran itu hanya dapat Aku(kita) temukan dalam rasa sakit dan pedih. Dalam pergolakan jiwa melawan kepentingan diri kita sendiri. Hidup yang berjalan lancar, enteng dan lunak sesungguhnya bukanlah hidup yang nyata tetapi suatu khayalan belaka.
Ada satu sajak yang amat indah, ditulis oleh Rabindranath Tagore (penyair India, 1861-1941) dalam bukunya Gitanjali bab ke 79:
Janganlah aku berdoa agar diluputkan dari bahaya tetapi agar berani untuk menghadapinya.
Janganlah aku bermohon untuk dihindarkan dari kepedihan tetapi agar mampu menaklukkannya.
Janganlah aku mencari teman senasib dalam pergumulan hidup ini tetapi agar mampu berjuang dengan daya upayaku sendiri.
Janganlah aku meminta agar diselamatkan dari keterasingan tetapi agar dengan sabar melangkah menuju ke kebebasanku.
Janjikanlah padaku agar aku tidak menjadi seorang pengecut: Tidak hanya sanggup merasakan keagunganMu dalam keberhasilanku tetapi juga dapat merasakan genggamanMu di dalam kegagalanku.
Suatu sajak indah yang patut kita renungkan dalam menghadapi kesulitan kita sehari-hari.
Dua minggu lalu, aku melintasi sebuah jalanan setelah terminal Kampung Melayu. Waktu itu aku sedang berjalan pulang menuju kost-anku sehabis pulang dari Trans TV. Jam sudah menunjukan pukul 3 dini hari, suasana jalan yang semula sepi seketika pecah oleh kebeningan suara teriakan seorang Ibu dipasar pagi, "Sayur-sayur, ada sawi, kol, bayam". Aku terus memandang Ibu itu yang perlahan menjauh dari sosok kedua belah mataku. Aku melihat suatu tantangan hidup dibopongnya, suatu beban yang moga-moga mampu dihadapinya. Dan itulah sebabnya mengapa kita harus hidup terus. Mengapa kita harus berjuang terus untuk mencari dan menemukan kebenaran. Karena kita adalah umat Allah. Karena kita adalah saudara Tuhan. Karena Tuhan menyayangi kita, tidak tuli dan tidak pernah meninggalkan kita. Hanya Dia ingin iman kita terasah dengan baik agar kita mampu menjadi terang yang menyinarkan cahayaNya setiap saat.
Friday, June 23, 2006
My New Blog
Introducing my blog...akhirnya setelah sekian lama aku baru buat blog jg, ya berawal dari iseng-iseng aja yang akan namanya hal-hal bau lo kok jadi bau busuk maksudnya hal-hal baru. Baru dalam baju, sepatu,kost-an, teman-teman baru yang selalu aku tunggu pasti..blog aku ini tempat menuangkan berbagai celoteh-celoteh ku yang imut-imut ini akan sangat membantu aku dalam mengaspirasikan pendapatku yang pastinya terpercaya dan tajam seperti silet. Ah emang dasar dasar kebanyakan nonton film diriku ini.tapi it'positive for me..why? ya setidaknya bisa menjadi hiburan di kost-kost-an ku yang hebat wisma Azelia. Aroma dan rasa dari setiap masakan menentukan makanan tersebut enak atau tidak, begitu juga blog aku ini, udah terciumkan aromanya....nyium ngak he2x..entar aku buat rasanya yang tentu menawan dan enak emang koki.
Subscribe to:
Posts (Atom)